Harus Ciptakan Terobosan dan Inovasi

HUMAS Setjen DPKN  - Anggota KORPRI harus membongkar mentalitas lama yang negatif dan menjadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh anggota KORPRI.

Demikian ajakan Bupati Way Kanan, Lampung, H. Raden Adipati Surya SH, M.M, dalam pelantikan Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Kabupaten Way Kanan, Lampung, Masa Bhakti 2023 - 2028, di Aula Pemkab Way Kanan, Lampung (21/3/2023). 

"Jadi, bukan hanya sebatas program atau proyek yang digerakkan oleh anggaran saja. Dengan integritas, kita harus menunjukan jati 
diri KORPRI sebagai abdi masyarakat yang tangguh. Dan dengan gotong royong, kita tegakkan kembali 
eksistensi KORPRI sebagai motor penggerak pembangunan di daerah dan nasional," ujar bupati yang menjadi Penasehat KORPRI Kab. Way Kanan. 

Acara yang dihadiri Wakil Bupati Ali Rahman, ketua para asisten setdakab, kepala OPD, dan para kabag di lingkungan Pemkab Way Kanan ini, Ketua DP KORPRI Provinsi Lampung -- diwakili Wakil Ketua III Dr. Senen Mustakim S.Sos -- melantik dan menyerahkan Bendera Pataka KORPRI kepada Ketua DP KORPRI Way Kanan Masa Bhakti 2023 - 2028 Saipul S.Sos, M.IP. 

Dalam kesempatan itu, Senen mengajak KORPRI harus berfikir visioner. Dengan jumlah yang besar dan tersebar di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Way Kanan, seluruh anggota KORPRI harus semakin bersemangat dalam bekerja, lebih professional dan berprestasi. "Jadi, harus ciptakan terobosan dan inovasi," tegasnya.

Ketum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. DR. Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Dewan Pengurus KORPRI Kab. Way Kanan ini. "Pelayanan publik memang harus dilakukan dengan branding dan marketing melalui 4 P : people, process, product, dan perseption," ujar Zudan.

Menurutnya,  pelayanan publik akan semakin cepat, sehingga ekpektasi masyarakat semakin tinggi.

"Sebagai contoh, perubahan pelayanan yang dulunya berbayar menjadi gratis. Setelah itu, berkembang lagi, sehingga masyarakat memiliki harapan agar proses pelayanan lebih cepat lagi. Lalu, keinginan tersebut berkembang lagi menjadi layanan jemput bola," ungkapnya seraya menambahkan, harus ada peningkatan pelayanan publik di bidang Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Sumber Daya Manusia.